Jurasic World Rebirth : Perjuangan Mendapat Genetik DNA Dinosaurus Kloning, Bagi Kesehatan Manusia
Jakarta I Telescopemagz.com I Dalam film garapan Sutradara Gareth Edwards ini sebagai sekuel lanjutan dari Jurasic World Dominion. Film “Jurassic World Rebirth” merupakan sekuel terakhir dari trilogy Jurasic World. Diproduksi oleh Universal Picture dengan film bergenre aksi-thriller fiksi ilmiah Amerika Serikat.Dan David Koepp, sebagai penulis naskah filmnya, dimulai “Jurassic Park” (1993), kembali menulis film ini setelah 27 tahun, menandai kembalinya ia ke dunia Jurassic di tahun 2025 ini.Dan film ini saat ini tayang di jaringan bioskop besar Cinema XXI, CGV Cinemas, dan Cinepolis.

Jacquelyn Chandra, seorang content creator dan atlet basket asal Indonesia ini, turut menjadi sorotan terkait film ini. Jacquelyn terlibat dalam kampanye promosi Jurassic World Rebirth di Thailand. Bersama influencer dari negara lain, ia membuat konten yang akan digunakan untuk trailer dan video promosi film tersebut. Keterlibatannya ini menjadi bagian dari strategi Universal Pictures untuk memperkenalkan film ini secara luas di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.Kisah Film ini berlatar lima tahun setelah peristiwa “Jurassic World Dominion”. Ekologi bumi telah berubah, dan dinosaurus hidup di lingkungan tropis tersembunyi yang menyerupai habitat aslinya.
Semua jenis Dinasoaurus yang ada di taman Jurasic World merupakan hasil kloningan ataupun hasil rekayasa genetika. Scarlett Johansson sebagai Zora Bennett, seorang agen spesialis dalam operasi rahasia mengambil DNA unruk dikembangkan pengobatan manusia, dan Jonathan Bailey sebagai Dr. Henry Loomis, seorang ilmuwan muda yang ahli dalam paleontologi. Lokasi syuting di beberapa lokasi, termasuk New York, Thailand, dan Inggris. Di Thailand, beberapa adegan diambil di Krabi dan desa nelayan Bah Gun, yang diubah menjadi lokasi fiksi di pantai utara Amerika Selatan, Lokasi lain di Thailand termasuk Pulau Ko Kradan dan Taman Nasional Ao Phang Nga.
Jenis Dinasaurus dan Pterosaurus

Lima dinosaurus raksasa dan kerdil juga satu jenis pterosaurus (reptile terbang) ada di film ini sebut saja diantaranya seperti : Mosasaurus> Reptil laut raksasa yang juga muncul di film sebelumnya, dan kembali menjadi ancaman di lautan. Titanosaurus >adalah jenis dinosaurus sauropoda herbivora (pemakan tumbuhan) yang hidup pada periode Kapur Akhir. Mereka termasuk kelompok dinosaurus terbesar yang pernah ada, dengan beberapa spesies mencapai ukuran raksasa. Distortus rex > bukanlah spesies dinosaurus alami, melainkan hasil modifikasi genetika. Memiliki ciri khas yaitu memiliki enam anggota badan dan kepala yang cacat, yang terinspirasi dari makhluk Xenomorph dan Rancor. Aquilops> Aquilops merupakan dinosaurus herbivora yang hidup di kawasan Amerika Utara pada 109-104 juta tahun yang lalu. Dalam film ini, Aquilops yang dimunculkan adalah versi masih muda. Terlepas dari itu, Aquilops memang terbilang dinosaurus kecil, karena hanya berukuran panjang sekitar 60 centimeter dengan bobot 1,5 kilogram. Quetzalcoatlus >Quetzalcoatlus bukan dinosaurus, melainkan pterosaurus, yaitu reptil terbang yang hidup di zaman yang sama dengan dinosaurus. Ia diperkirakan hidup pada periode Kapur Akhir, sekitar 68-66 juta tahun yang lalu. memiliki tinggi sekitar 5 meter saat berdiri, setara dengan jerapah. Lebar sayapnya bisa mencapai 11 meter. Meskipun ukurannya sangat besar, Quetzalcoatlus memiliki berat yang relatif ringan untuk hewan terbang, diperkirakan sekitar 200-250 kilogram.Spinosaurus > jenis dinosaurus theropoda yang termasuk dalam keluarga Spinosauridae. Ia dikenal sebagai karnivora terbesar yang pernah hidup, dengan ciri khas berupa layar besar di punggungnya yang terbentuk dari duri-duri tulang belakang yang memanjang. (kris)