Budi Oktavianes : Pengusaha Properti, Impikan Bisnis Teknologi Digital

 Budi Oktavianes : Pengusaha Properti, Impikan Bisnis Teknologi Digital

Bali, Telescopemagz.com | Semula Budi Oktavianes main game online Mobile Legend hanya sebagai hobi untuk menghilangkan kepenatan. Namun ternyata rekan -rekannya sesama pengusaha juga banyak yang ikutan main game Mobile Legend. Akhirnya Budi pun melihat ada peluang bisnis di game digital yang tengah mewabah ini.

Budi Oktavianes

“Saya main game online Mobile Legend sekedar hobi, tapi begitu melihat teman-teman banyak yang suka. Saya melihat ada peluang bisnis game online di era digital” ujar Budi Oktavianes ketika dihubungi via ponselnya.

Diakui pria kelahiran Bali, 7 Oktober 1986 ini, sudah sejak lama ia ingin mengembangkan bisnis yang tidak mengharuskan dirinya bertatap muka dengan konsumen.

“Saya memang punya impian memiliki bisnis teknologi digital yang tidak mengharuskan saya bertatap muka dengan konsumen. Dan bisnis game online Mobile Legend, salah satu upayanya,” kata pengusaha properti dan IT ini.

Bagi masyarakat Bali, nama Budi Oktavianes memang bukanah nama yang asin. Karena ia dikenal luas sebagai pengusaha Properti dan IT di Pulau Dewata. Sebagai bukti kesuksesan nya, Budi tengah membangun museum Action Figuren Anime. Kelak kalau sudah jadi, nantinya bisa dikatakan museum terbesar di Bali. Namun sayangya sudah empat tahun belum selesai, semua itu lantaran kesibukan pengusaha yang rendah hati ini.

“Saya memang bermimpi memiliki museum terbesar di Bali, tapi karena berbagai kesibukan saya, pembangunnya tertunda” ujarnya

Kemudian pria yang akrab disapa Budi kini tengah sibuk mempelajari bisnis seputar trading, mining crypto, yang mengelola akun youtube dan akun komunitas di instagram.

“Awalnya main game mobile legend, untuk menghilangkan kepenatan dan mengisi waktu luang, tapi kok banyak teman yang pada ikutan. Untuk merespon antusias teman-teman, akhirnya saya membentuk tim yang saya beri nama DTS ESPORTDTS ini awalnya singkatan dari nama museum action figure saya, Denpasar Toys Studio disingkat DTS. Tapi saat saya mulai ngembangin usaha-usaha digital lain, maka saya rubah singkatan DTS ini menjadi Dream To Succes.. bukan dream for freedom ya.. hahaha.” ungkap Budi panjang lebar.

Karenanya, kata Budi menambahkan, mengembangkan bisnis digital bersama team kreator memang obsesinya sejak lama.

“Sekarang dari hasil bisnis digital akhirnya muncul beberapa usaha yang saya buat, DTS Bali, ini galeri action figure, DTS Esport, ini untuk game Mobile Legend, PUBG, free fire kita bentuk team dan melatih buat perlombaan lokal.” Kata Budi bangga.

Kalau kemudian dirinya belum berani mengembangkan game Mobile Legend ke arah yang lebih besar dan menasional, semua itu lantaran bisnis di era digital ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, tidak kurang lima belas milyar.

“Untuk itu, belum saya proyeksikan secara komersil masih sebatas hobby.” Kata Budi merendah.

Budi Oktavianes

Budi mengatakan, kalau DTS Enterprise, ini usaha untuk pengelolaan komunitas youtuber gaming musik dan podcast. Sementara DTS MUSIKA STUDIO untuk mengshare hasil video cover lagu karya anak bangsa yang ingin dipublikasikan di youtube. Kebetulan Chanel YouTube saya  memiliki sekitar 3,9 juta subscriber.” Paparnya.

Budi juga mengungkapkan kalau akun ML di youtube udah diatas 500 ribu follower, kalau di Instagram hampir 600 ribu follower dan di tiktok sekitar 300 ribu follower.

“Kalau akun quotes di Instagram saya, yang ngelola lumayan banyak. Yang udah lumayan gede ada beberapa, salah satunya recehkocak_id, 1,1juta follower,  pejuang.harapan, 300k follower zodiak harian_id, 290k follower, sandykinos_ ini 430k follower total SIG ada 30 akun instagram yang saya kelola bersama team kreator dan 25 akun youtube rata-rata  diatas 100k subscriber. Itu kebanyakan konten game dan beberapa konten berita, cuma yang berita udah nggak jalan. Karena team creatornya belum dapat penggantinya,” tandas Budi.

mNamun, eski usaha game online Mobile Legend mengalami perkembangan pesat, tapi Budi tetap mengedepankan bisnis properti dan IT sebagai bisnis utama. (Fjr/Buyil)

Redaksi

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *