Ernie Djohan Tak Menyangka Menang di Anugerah Kartini Musik dan Film 2025: “Saya Sempat Pesimis dan Mau Pulang!”

 Ernie Djohan Tak Menyangka Menang di Anugerah Kartini Musik dan Film 2025: “Saya Sempat Pesimis dan Mau Pulang!”

Oplus_16908288

Jakarta, Telescopemagz.com | Momen haru kembali mewarnai Anugerah Kartini Musik dan Film 2025. Setelah Connie Sutedja, giliran Ernie Djohan, legenda musik dan film Indonesia, yang tak kuasa menahan air mata saat menerima penghargaan Kartini Musik dan Film Legenda. Di atas panggung Auditorium Abdurahman Saleh RRI Jakarta, penyanyi yang masih awet muda di usia 73 tahun ini sempat terbata-bata mengungkapkan rasa syukur dan ketidaksangkaannya.

“Saat Titiek Puspa dan Connie Sutedja dipanggil, saya langsung lemas. Saya bahkan sempat mengajak anak saya pulang karena pesimis menang. Tapi anak saya bilang, ‘Sabarlah, masih ada beberapa trofi lagi.’ Ternyata benar, di penghujung acara, nama saya disebut,” ujar Ernie Djohan dengan suara bergetar.

Kemenangan Berkat Suara Terbanyak dari Wartawan Hiburan

Ernie Djohan berhasil mengungguli deretan nominator prestisius seperti Tuti Kirana, Waldjinah, dan Anna Mantovani setelah meraih suara terbanyak dari 100 wartawan hiburan FORWAN (Forum Wartawan Hiburan Nasional).

“Nama Ernie Djohan masih sangat melekat di ingatan para wartawan dibanding nominator lainnya. Dedikasinya di industri hiburan selama puluhan tahun menjadi alasan kuat kemenangannya,” jelas Sutrisno Buyil, Ketua Umum FORWAN yang juga Wakil Ketua Panitia.

Ernie Djohan: Dari Penyanyi Cilik hingga Legenda yang Tak Terlupakan

Siapa yang tak kenal Ernie Djohan? Namanya identik dengan lagu legendaris “Teluk Bayur”, hit terlaris tahun 1965-1966 yang membuatnya meraih Golden Records dari Remaco. Tak hanya itu, deretan lagu seperti “Kau Selalu di Hatiku”“Mutiara yang Hilang”, dan “Senja di Batas Kota” juga tetap dikenang hingga kini.

Prestasinya tak main-main:

  • Penyanyi cilik pertama Indonesia yang sering menghibur tamu negara di era Presiden Soekarno.
  • Penyanyi Indonesia pertama yang rekaman di luar negeri (Phillips Recording Holland, 1968) dan tur keliling Eropa.
  • Artis pertama dengan video klip di TVRI (1972), jauh sebelum era musik digital seperti sekarang.
  • Bintang film nasional dengan 9 judul film antara 1966-1976.

Di usianya yang ke-74 tahun pada 4 April 2025, Ernie Djohan membuktikan bahwa dedikasinya di dunia hiburan tak pernah pudar. Sosoknya tetap aktif dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Warisan yang Tak Lekang oleh Waktu

Bagi penggemar musik lawas, nama Ernie Djohan adalah ikon yang tak tergantikan. Dari penyanyi cilik berbakat hingga legenda musik dan film, perjalanannya membuktikan bahwa talenta sejati tak pernah mati.

“Saya bersyukur masih diberi kesempatan berkarya dan dicintai hingga sekarang,” tutup Ernie dengan senyum hangat.

ibnu

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *