Berikan Semangat untuk Tetap Berolahraga, JomRun Hadirkan Lomba Lari Virtual

 Berikan Semangat untuk Tetap Berolahraga, JomRun Hadirkan Lomba Lari Virtual

JomRun hadirkan lomba lari virtual untuk perangi Corona. (Foto : Ist)

Telescopemagz.com – JomRun, aplikasi lari nomor satu di Asia Tenggara, meluncurkan lomba lari secara virtual,  berjudul Covid-19 Battle Virtual Half Marathon. Lomba ini sebagai bentuk dukungannya dalam memerangi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Lomba ini dapat diikuti siapa pun, dimana saja dan kapan saja, karena diadakan secara virtual, tanpa harus mengumpulkan massa. Lomba lari ini bertujuan mendorong masyarakat agar tetap aktif, walau dalam masa menjaga jarak (social distancing) di rumah masing-masing.

“Berbagai acara olahraga dibatalkan, beberapa orang pun akhirnya mengurung diri di rumah dan mengabaikan aktivitas fisik,” ungkap Chang dalam siaran pers di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Sebab itulah, Chang Yi Hern, selaku Founder & CEO JomRun, menggagas lomba ini karena merasa resah dengan kondisi pandemi di berbagai belahan dunia. Dampak dari pandemi, berbagai acara olahraga yang sudah dijadwalkan, bahkan hingga beberapa bulan ke depan, terpaksa dibatalkan.

Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan aktivitas makin berkurang, baik di luar ruangan. Padahal  memiliki jasmani yang sehat dan bugar adalah salah satu cara ampuh untuk menangkal masuknya virus dan penyakit, termasuk Covid-19.

Bila mengacu pada anjuran Kementerian Kesehatan, lanjut Chang,  dalam GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), melakukan aktivitas fisik seperti bekerja dan berolahraga menjadi langkah pertama untuk menjaga badan tetap sehat dan bugar.

Melalui “COVID-19 Battle Half Marathon” inilah upaya yang bisa dilakukan Chang, sebagai solusi alternatif berolahraga tanpa perlu mengumpulkan massa. Seluruh proses mulai dari registrasi, hingga pengukuran dan pengunggahan data jarak tempuh dapat diakses dengan mudah, melalui aplikasi seluler JomRun.

Para peserta dapat mendaftar lomba lari half marathon virtual ini melalui aplikasi seluler JomRun mulai 17 Maret 2020 hingga 17 Juni 2020.  JomRun memberikan 2 pilihan jarak tempuh yaitu 5 km dan 21 km (half marathon).

JomRun juga tidak menetapkan batasan waktu tempuh lari  bagi kedua kategori. Sehingga setiap peserta dapat memilih jarak tempuh dan mengakumulasi jarak berlari sesuai kemampuannya masing-masing, hingga batas pengunggahan data pada 17 Juni 2020 nanti.

Olahraga yang sangat fleksibel 

Memahami situasi dalam masa pandemi ini, JomRun juga menerapkan peraturan yang sangat fleksibel dalam hal pengukuran jarak tempuh lari. Selain berlari di luar ruangan (outdoor), para peserta juga dapat mengakumulasi jarak tempuh dengan lari di dalam ruangan menggunakan treadmill.

Tidak seperti lomba lari virtual umumnya, lomba lari ini memperbolehkan step counter (penghitung langkah) sebagai acuan jarak tempuh, jadi para peserta dapat terus beraktivitas di dalam rumah, sambil mengakumulasi jarak tempuh sepanjang 3 bulan masa lomba.

“Kami paham bahwa tidak semua orang mempunyai ruang gerak yang cukup, namun juga mengerti bahwa beberapa ragu untuk beraktivitas di luar rumah. Kami memberikan tiga pilihan yang cukup fleksibel untuk mengakumulasi jarak lari selama tiga bulan dalam perlombaan kali ini,” jelas Chang.

JomRun menganjurkan para peserta untuk juga melakukan olahraga lain di rumah seperti push-up dan squats, untuk memberikan variasi pada rutinitas olahraga rumahan mereka.  Untuk membantu hal ini, JomRun memberikan panduan visual di dalam aplikasi seluler, sehingga para peserta dapat berolahraga dengan baik dan benar di rumah.

Para partisipan Covid-19 Battle Virtual Half Marathon selain menerima medali dan kaos, juga akan menerima paket lari berisi produk sanitasi dan kesehatan seperti masker wajah dan hand sanitizer, untuk menjaga kesehatan peserta saat berlari yang akan langsung dikirim ke rumah masing-masing.

JomRun juga akan mendonasikan 30 persen hasil pendapatan tiket lomba lari virtual ini untuk pengadaan hand sanitizer dan masker wajah, bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan setelah kegiatan belajar mengajar dimulai kembali.

“Kami berharap melalui lomba lari virtual ini masyarakat semakin terpacu untuk menjaga kebugaran jasmani walau sedang dalam masa social distancing,” pungkas Chang Yi Hern.

 

Pewarta : Edi

Editor : Ari

Redaksi

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *