Kemeriahan Event Adidas Karate Open Championship 2026 di GOR Ciracas, Ajang Atlet Internasional berprestasi

 Kemeriahan Event Adidas Karate Open Championship 2026 di GOR Ciracas, Ajang Atlet Internasional berprestasi

Jakarta Timur, Telescopemagz | Ada sesuatu yang berbeda terjadi di GOR Ciracas hari Sabtu ini. Perhelatan akbar Adidas International Open Karate Championships 2026 berlangsung di GOR Ciracas pada 5 s/d 7 Juni 2026. Perhelatan yang berlangsung di GOR yang berlokasi di Jl Raya Bogor No 25 – 26, Ciracas, Jakarta Timur ini diikuti oleh atlet dari 7 negara. Dengan rincian sebanyak 106 kontingen dengan jumlah atlet sebanyak 1438 orang , bertanding dalam 4 kategori yaitu TNI, Polri, Open dan Festival. Para atlet tersebut bertarung di arena terbagi dalam 4 tatami, dengan wasit / juri sebanyak 54 orang.


Juara dunia pria karate asal Jepang, Yoshimura Fumiya (paling kanan) dan juara dunia wanita karate asal Malaysia, Shahmalarani Chandran (kedua dari kanan), berfoto bersama atlet dari mancanegara

Acara dibuka pagi hari Sabtu (06/06/2026), dimulai dengan sesi Coaching Clinic, yang dipandu oleh instruktur seorang atlet Karate wanita berkebangsaan Malaysia bernama Shahmalarani Chandran. Selain itu ada pula atlet pria juara dunia asal Jepang, Yoshimura Fumiya, yang turut menjadi instruktur pemandu. Di dalam kelas Coaching Clinic ini para siswa diajarkan langsung mengenai Teknik, Taktik dan Mental Juara dari atlet kelas dunia.

Dalam pernyataannya seusai Coaching Clinic kepada awak media. Shahmalarani berharap ajang olahraga Event internasional seperti ini, bisa menjadi perintis untuk mendapatkan kepercayaan diri bagi generasi muda atlet Karate untuk memulai jalan. Merangkak dari bawah demi meraih prestasi. Diharapkan nantinya bisa mencapai level kelas Dunia, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh atlet Indonesia berprestasi lainnya seperti Choki Ucil dan Ceyco Georgia.

Di kesempatan yang sama atlet Juara Dunia asal Jepang Yoshimura Fumiya mengatakan bahwa ia berharap perjalanan karier dan pencapaiannya bisa menginspirasi para atlet muda lain di Indonesia, untuk terus mengejar impian dan cita-cita mereka. Sehingga kedepannya kelak mereka akan menjadi atlet yang berprestasi.

Ada hal menarik lain dari penyelenggaraan event kali ini, dimana tampilnya duet bapak dan anak, pelatih dan atlet Karate asal Australia, Felix Stewart dan sang ayah, Scott Stewart. Untuk diketahui, Felix Stewart bertanding di kategori U21 dan Senior kelas 84 kg.

Hal menarik lainnya adalah dia baru pertama kali ini datang ke Indonesia, tepatnya ke Jakarta ini. Felix berharap bahwa kedepannya akan lebih banyak lagi atlet Karate asal Australia, yang akan datang mengikuti event-event dan kejuaraan Karate yang diselenggarakan di Indonesia.

Setelah sesi Coaching Clinic, masih ada beberapa sesi pertandingan yang diselenggarakan. Diantaranya kategori Kata Perorangan, Kata Beregu, dan Kumite. Baik putra maupun putri.

Tibalah acara seremonial upacara pembukaan Adidas International Open Karate Championships 2026, yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Acara dimulai dengan pembacaan Laporan profil penyelenggaraan Kejuaraan, yang dibacakan oleh bpk H Suparni, selaku Ketua Panitia Acara Championship. Kemudian dilanjutkan dengan pidato sambutan Wakil Sekjen II PB Forki (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia), Dr. Andi Taletting Langi, S.I.P., M.Phil.


WaSekjen II PB Forki, Dr. Andi Taletting Langi, saat memberikan pidato sambutan

Dalam sambutannya, Andi Taletting mengatakan bahwa penyelenggaraan event kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi wadah peningkatan prestasi sekaligus wadah membangun tali silaturahmi antara atlet Indonesia dengan negara-negara tetangga. Iapun menghimbau kepada para atlet, untuk meraih prestasi sebaik-baiknya. Hormatilah lawan-lawan kita, hargai keputusan wasit dan junjung tinggi sportivitas.

Berdasarkan pantauan awak media, secara keseluruhan penyelenggaraan Karate Open Championship di hari pertama ini berjalan cukup lancar dan kondusif, tanpa adanya kendala yang berarti. Para atlet bertanding dengan penuh semangat dan energi tinggi, berusaha memberikan penampilan terbaik mereka. Para penonton pun terlihat cukup antusias memberikan dukungan dan teriakan penyemangat kepada atlet yang mereka dukung. Walaupun setiap atlet berusaha keras untuk memenangkan pertandingan, tetapi mereka tetap menghargai keputusan wasit di akhir pertandingan, menunjukkan sikap mereka yang menjunjung tinggi sportivitas. (Irfan)

Irfan Ahdiyat

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *