Peduli untuk Sosialisasikan Bahaya Covid-19, Warga Depok Bentuk RIPC-19

 Peduli untuk Sosialisasikan Bahaya Covid-19, Warga Depok Bentuk RIPC-19

Relawan Jokowi Peduli Covid-19 Depok (RJPC-19), peduli dan sosialiasikan bahaya Covid-19. (Foto : Husnie)

Telescopemagz.com – Sejak pemerintah pusat mengumumkan Indonesia telah terkena pandemi Corona (Covid-19), sebagian besar warga masih kurang mempedulikan dampak mematikan dari virus corona.

Hal inilah yang membangkitkan semangat gotong royong bagi sebagian kecil warga yang peduli terhadap keselamatan bersama. Salah satu contoh konkritnya yang dilakukan Relawan Jokowi Peduli Covid-19 Depok (RJPC-19).

RIPC-19 dibentuk oleh sebagian warga Depok, Jawa Barat,  yang didasari atas kepedulian  untuk memerangi bersama pandemi Covid-19.

Menurut Ketua RJPC-19 Yusak, berdirinya relawan ini semata karena kepedulian dan ingin membantu masyarakat, untuk memahami, menghindari dan memotivasi agar tetap semangat melawan Covid-19.

“Kami sangat prihatin dengan keadaan masyarakat yang masih kurang memahami wabah virus corona yang mematikan ini. Dengan kepedulian dan bantuan kami untuk masyarakat, semoga dapat bermanfaat dan memberikan edukasi bahaya Covid-19 yang terus menghantui kita,” kata Yusak, Senin (6/4/2020).

Sejak dibentuk Maret 2020, RJPC-19 Depok sudah melakukan aksi sosialnya dengan membagikan masker hingga handsanitizer.

RJPC-19 Depok setiap minggu memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak, baik secara langsung dan tidak langsung. Salah satu contoh bantuan untuk ojek online (ojol), yang paling rentan terkena dampak Covid-19.

“Kami akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya para ojek online yang secara tidak langsung terkena dampak pandemi Covid-19. Bantuan yang kami berikan berupa sembako, masker dan handsanitizer,” jelasnya.

Yusak berharap pemerintah Kota Depok pro aktif, terus mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta bahaya Covid-19. Karena di Kota Depoklah, awal ditemukan kasus pertamakalinya Indonesia terkena Covid-19.

Terkait anggaran untuk penanggulangan Covid-19, Pemkot Depok telah melontorkan dana pada tahap pertama sebesar Rp20 miliar dan telah dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan Dinas Kesehatan dan RSUD.

Pada tahap kedua, dialokasikan dana Rp23 miliar untuk memenuhi kebutuhan RSUD, RS Universitas Indonesia, Pemadam Kebakaran dan Dinas Sosial.

Dari data Crisis Center Covid-19 Kota Depok (Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19) per-hari Jumat (10/4/2020), kasus yang terkonfirmasi 77 orang, sembuh 11 orang dan meninggal dunia 8 orang.Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 657 orang, di antaranya 540 masih dalam pengawasan, 117 selesai pengawasan.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah mencapai 2258 orang yang meliputi 2002 masih dalam pemantauan, 256 selesai pemantauan. Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan total 615 orang meliputi 698 masih dalam pemantauan, 7 orang selesai pemantauan.

 

Pewarta : Husnie

Editor : Ari

Redaksi

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *