Kesetiaan Istri Zul Zivilia: Kisah Inspiratif Dibalik Lagu “Setia Meski Tidak di Samping Mu”

 Kesetiaan Istri Zul Zivilia: Kisah Inspiratif Dibalik Lagu “Setia Meski Tidak di Samping Mu”

Jakarta, Telescopemagz.com | Retno Paradinah, istri dari Zul Zivilia, telah menjadi tiang penopang bagi keempat anaknya sejak suaminya dipenjara akibat kasus narkoba pada 2019. Menghadapi kehilangan sosok suami dan tantangan ekonomi, Retno tidak hanya harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga harus menjelaskan kepada anak-anaknya tentang keadaan sang ayah yang tidak ada di samping mereka.

Dalam wawancara, Zul Zivilia menyatakan kebanggaannya terhadap kekuatan dan kesabaran istri tercintanya dalam mengurus keempat anak mereka. Meskipun tidak bisa bersama keluarganya, Zul mengakui bahwa Retno telah menjalani peran tersebut dengan luar biasa. Untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya, Zul menciptakan lagu khusus yang menceritakan kisah kesetiaan dan kesabaran Retno.

“Lagu ‘Setia Meski Tidak di Samping Mu’ adalah cerminan perasaan saya dan istri saat ini,” ungkap Zul dengan penuh penghargaan terhadap perjuangan sang istri.

Lagu tersebut dibuat dengan tujuan spesifik untuk Retno, seorang wanita tangguh yang tidak hanya menghidupi anak-anaknya sendiri, tetapi juga menjalankan usaha katering dan bisnis kue kering, serta kini bekerja sebagai penata rias. Kesetiaan dan perjuangan Retno telah menginspirasi Zul untuk menuangkan perasaannya dalam karya musik.

“Saya bersyukur dengan adanya kejadian ini banyak hikmah yang saya dapatkan. Semoga ke depan kehidupan saya dengan keluarga menjadi lebih baik. Aamiin,” harap Zul dengan penuh optimisme terhadap masa depan.

Kisah kesetiaan dan ketangguhan Retno Paradinah adalah inspirasi yang menggerakkan, memperlihatkan betapa cinta dan kesetiaan dapat menjadi pendorong dalam menghadapi cobaan hidup. Lagu “Setia Meski Tidak di Samping Mu” menjadi bukti nyata perasaan Zul terhadap perjuangan istri tercintanya, memberikan semangat kepada banyak orang untuk tetap tabah di tengah kesulitan.

Ibnu Hajar

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *