Fakta Kesehatan : Manfaat Berjemur Pagi bagi Lansia
Jakarta, Telescopemagz.com I Kebiasaan yang di lakukan bu Dharmo ( 80 tahun ) dan ibu Arkat (83 tahun) ternyata ada manfaat loh. Berjemur di pagi hari adalah kebiasaan yang sederhana namun sangat bermanfaat, terutama bagi lansia. Paparan sinar matahari pagi memiliki dampak positif pada kesehatan fisik dan mental, serta membantu menjaga kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia. Sehingga, dirasa penting untuk mengulas manfaat berjemur di pagi hari untuk kesehatan lansia.

Menurut paparan Prof.Dr.dr.Siti Setiati, Sp-PD K- Ger , M.Epid, FINASIM, dosen di Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) – RSCM Ada sebuah penelitian dengan judul The Role of Ultraviolet B from sun exposure on vitamin D3 and parathyroid hormone level in elderly women in Indonesia.
Penelitian itu dilakukan pada tahun 2006 untuk mempelajari apakah Ultraviolet B (UVB) yg berasal dari sinar matahari dapat meningkatkan konsentrasi vitamin D pada lansia di empat panti terpilih. Pada awalnya diukur dulu UVB di 4 panti tersebut dari jam 7.00 hingga jam 16.00 menggunakan UV meter. Lalu, didapatkan hasil bahwa UVB itu baru mulai cukup kuat di jam 9 dan akan makin kuat di jam 11.00 sampai dengan jam 13.00 Pajanan sinar matahari dapat dilakukan sekitar jam 9 selama 15-25 menit. Lakukan 3 kali seminggu untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D di dalam tubuh. Prof Siti menekankan, selama tujuan pemajanan adalah untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D dalam tubuh. Penelitian tersebut dilakukan pada tahun 2006, 19 tahun yang lalu. Mungkin saja kondisi ozon dan atmosfer bumi sudah berubah. Mungkin perlu penelitian lagi untuk melihat manfaat pajanan sinar matahari tersebut, ungkapnya.

Berikut beberapa manfaat berjemur di pagi hari untuk lansia:
1. Vitamin D yang esensial > Berjemur di pagi hari adalah cara alami untuk mendapatkan vitamin D, yang sangat penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. Lansia seringkali lebih rentan terhadap kekurangan vitamin D, yang dapat menyebabkan risiko patah tulang dan penyakit lainnya. Paparan sinar matahari membantu tubuh menghasilkan vitamin D dengan lebih efisien.
2. Meningkatkan kesehatan tulang>Vitamin D yang diperoleh dari berjemur di pagi hari membantu dalam penyerapan kalsium, mineral penting untuk menjaga kesehatan tulang. Ini dapat membantu mencegah osteoporosis, sebuah masalah umum pada lansia yang mengakibatkan kerapuhan tulang dan risiko patah tulang yang lebih tinggi.
3. Mengurangi risiko penyakit kronis>Paparan sinar matahari juga telah dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker. Lansia yang berjemur secara teratur memiliki potensi lebih baik untuk mengurangi risiko ini.
4. Meningkatkan mood dan kualitas tidur >Sinar matahari pagi memiliki efek positif pada kesehatan mental. Ini dapat membantu mengurangi risiko depresi dan meningkatkan suasana hati. Berjemur di pagi hari juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang dapat menghasilkan tidur yang lebih baik pada malam hari.
5. Stimulasi aktivitas fisik>Berjemur di pagi hari dapat mendorong lansia untuk menjadi lebih aktif secara fisik. Ini bisa menjadi kesempatan untuk berjalan-jalan santai, berkebun, atau melakukan aktivitas fisik ringan lainnya. Aktivitas fisik yang teratur memiliki manfaat besar bagi kesehatan lansia, termasuk menjaga kekuatan otot dan keseimbangan. Jadi Matahari itu baik untuk Kesehatan, dan kita menjadi tahu waktu yang pas saat berjemur. Berjemur itu sehat koq.
Teks : Eka C Herlambang ; Foto : Eka dan Istimewa.