Hariadi, Suzuki: Perpaduan Kebiasaan Baik dan Teknologi Adalah Kunci Keselamatan
Telescopemagz.com l JAKARTA, 1 Juni 2026 – Menempuh perjalanan aman bersama keluarga adalah prioritas utama setiap pengemudi. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya adalah hasil gabungan antara sikap berkendara yang bijak dan dukungan teknologi kendaraan yang memadai.
Melalui pernyataan resminya, Suzuki menyoroti pentingnya penerapan prinsip defensive driving serta keunggulan fitur Smart e-Mirror yang disematkan pada model andalan mereka, New XL7 Alpha Hybrid.

Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales, konsep defensive driving mengajarkan pengemudi untuk bersikap proaktif, bukan reaktif.
Artinya, pengemudi dituntut mampu membaca situasi, memprediksi potensi bahaya, dan bertindak mencegah risiko jauh sebelum masalah itu muncul. Hal ini menjadi sangat krusial saat volume kendaraan bertambah banyak, misalnya saat musim liburan atau akhir pekan.
“Potensi risiko perjalanan selalu ada, termasuk saat lalu lintas meningkat, seperti pada periode libur panjang. Agar semua pengguna jalan bisa meminimalisir potensi tersebut bersama-sama, akan lebih baik jika kita menerapkan defensive driving,” ujar Hariadi menjelaskan filosofi keselamatan Suzuki.
Untuk memudahkan penerapannya, Suzuki merangkum langkah-langkah sederhana namun efektif: selalu cek kelayakan kendaraan sebelum berangkat, jaga jarak aman dengan kendaraan lain, gunakan lajur sesuai aturan, pantau kondisi sekeliling secara berkala, kendalikan kecepatan serta emosi, dan jangan memaksakan diri menyetir saat lelah.
Sebagai pendukung maksimal gaya berkendara aman tersebut, Suzuki melengkapi New XL7 Alpha Hybrid dengan fitur Smart e-Mirror.
Teknologi ini berfungsi memperluas pandangan pengemudi melebihi batas kaca spion biasa. Dengan kamera lebar di bagian belakang, pengemudi tetap bisa melihat kondisi jalan di belakang meskipun kabin penuh penumpang atau barang bawaan.
Tampilan di layar juga lebih terang dan stabil, membantu pengambilan keputusan lebih cepat dan akurat. Tak hanya itu, fitur ini juga merekam perjalanan depan dan belakang, berfungsi layaknya CCTV jika dibutuhkan bukti rekaman.
“Kehadiran fitur ini menjadi relevan bagi konsumen yang membutuhkan visibilitas tambahan, terutama saat berkendara bersama keluarga, membawa barang bawaan, atau menempuh jalur antarkota dengan kondisi lalu lintas beragam,” jelas Hariadi mengenai manfaat nyata teknologi ini bagi pengguna sehari-hari.
Meski memiliki fitur canggih yang memudahkan, Suzuki menegaskan batasan yang jelas. Teknologi hanyalah alat bantu, bukan pengganti kewaspadaan manusia. Hariadi kembali mengingatkan bahwa faktor penentu keselamatan tetaplah pada perilaku pengemudi itu sendiri.
“Teknologi dapat membantu perjalanan menjadi lebih aman, tetapi perilaku berkendara antisipatif tetap menjadi faktor penentu. Defensive driving membantu pengemudi tetap waspada dan terkendali dalam menghadapi berbagai situasi di jalan,” tegas Hariadi.
Dengan menggabungkan kedisiplinan defensive driving dan kecanggihan Smart e-Mirror, Suzuki berharap setiap perjalanan keluarga Indonesia menjadi lebih aman, nyaman, dan penuh kenangan indah. (*) [swb]