“Amazing Journey of Care” tema HUT ke-3 Primaya Hospital Depok, Resmikan Klinik Sabrina dan Layanan Kemoterapi
Depok, Telescopemagz | Memasuki usianya yang ke-3 tahun, Primaya Hospital Depok menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di kota Depok. Pada momentum perayaan harijadi-nya yang ke-3, yang jatuh pada Jumat (12/12/2025), Primaya Hospital Depok meresmikan 2 layanan baru, yaitu Layanan Kemoterapi dan Klinik Sabrina. Untuk diketahui, ada hal yang unik terkait singkatan Sabrina, yaitu “Suara Berisik Napas Anak”. Dimana Klinik Sabrina adalah sebuah layanan khusus yang berfokus pada kesehatan pernapasan anak.
Dengan mengusung tema “Amazing Journey of Care” yang mencerminkan perjalanan penuh inovasi, peningkatan kualitas dan komitmen terhadap pelayanan kesehatan yang mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pasien.
Klinik Sabrina: Solusi Menyeluruh untuk Masalah Pernapasan pada Anak
Sebagai respon terhadap tingginya kebutuhan penanganan gangguan pernapasan pada anak, Primaya Hospital Depok menghadirkan Klinik Sabrina, sebuah layanan terpadu yang menangani keluhan pernapasan secara komprehensif mulai dari batuk berulang pada anak, alergi, asma hingga infeksi saluran napas.

Dr Fahreza Aditya Neldy Sp.A SubSp Respi (K) selaku dokter spesialis Anak konsultan Respirologi yang mengampu Klinik Sabrina, mengatakan bahwa, “Klinik Sabrina kami hadirkan untuk memberikan layanan yang lebih terfokus, terarah dan ramah anak. Pendekatan klinis yang tepat waktu sangat penting pada kasus pernapasan anak. Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan evaluasi menyeluruh dan penanganan yang sesuai standar respirologi anak”, ujarnya.
Klinik Sabrina dirancang dengan suasana nyaman dan edukatif bagi orangtua, sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih tenang dan efektif.
Layanan Kemoterapi: Akses Onkologi yang lebih Dekat dan Nyaman
Sementara itu hadirnya layanan kemoterapi di Primaya Hospital Depok menjadi jawaban atas kebutuhan pasien onkologi yang membutuhkan terapi berkelanjutan tanpa harus bepergian jauh. Layanan ini dilengkapi fasilitas yang nyaman, pemantauan ketat oleh dokter spesialis, serta protokol keamanan sesuai standar onkologi modern.

Dr Salman Paris Harahap SpPD KHOM, selaku dokter spesialis penyakit dalam konsultan Hematologi – Onkologi Medik Primaya Hospital Depok, menyampaikan bahwa “Dengan hadirnya Layanan Kemoterapi ini, kami berharap agar pasien dapat menjalani terapi secara lebih nyaman dan konsisten. Kedekatan akses adalah faktor penting bagi pasien kanker, dan kami ingin memastikan mereka mendapatkan perawatan yang aman, profesional dan penuh empati di setiap sesi.”
Dalam sambutannya, Direktur Primaya Hospital Depok dr Hanny Merliana MARS menegaskan mengenai komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Depok dan sekitarnya.

“Tiga tahun adalah perjalanan penuh pembelajaran dan inovasi. Peresmian layanan Kemoterapi dan Klinik Sabrina merupakan bentuk nyata dari upaya kami menghadirkan layanan yang semakin lengkap. Kami ingin memastikan masyarakat mendapat akses layanan kesehatan yang berkualitas, dekat dan terpercaya. Ini adalah bagian dari Amazing Journey of Care yang kami banggakan”, ujarnya.
Ditanya mengenai apakah Layanan kemoterapi di Primaya Hospital ini bisa dicover BPJS Kesehatan atau tidak, dr Sarah Cinthya Margaretha, MMRS selaku Kepala Divisi Marketing dalam sesi konferensi pers dengan awak media menjelaskan bahwa sedang diusahakan agar bisa diakomodir di tahun depan, mengingat layanan kemo ini terbilang baru dibuka di Primaya Hospital. Untuk saat ini masih dalam tahap pengajuan kredensial ke kantor BPJS Kesehatan.

Kemudian dr Cinthya juga menjelaskan bahwa 30 s/d 60 % anak memang ditengarai mengalami gangguan pernapasan, dan 1 s/d 6 % diantaranya mengidap gangguan OSAS atau ngorok pada saat tidur.
“Untuk indikasinya mudah saja, coba amati apakah anak Anda terdengar ngorok 3 kali dalam seminggu disaat tidurnya. Bila terdengar ngorok 3 kali saja, maka anak Anda dipastikan mengalami ganguan OSAS”, demikian dr Cinthya menjelaskan.
Bisa juga gangguan OSAS itu disebabkan oleh pertumbuhan Amandel yang lumayan besar. Oleh karena itu bila penyebabnya karena Amandel, maka ditangani Amandelnya terlebih dahulu.

Masih ada beberapa pertanyaan lain yang diajukan awak media dalam konferensi pers tersebut, yang bisa dijawab oleh dr Cinthya dengan lugas dan handal.
Untuk diketahui, Primaya Hospital Depok merupakan bagian dari jaringan Primaya Hospital Group yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sejak diresmikan pertama kali pada 12 Desember 2022, Primaya Hospital Depok menghadirkan layanan unggulan antara lain Trauma Center, Mother and Child Center, dan Geriatri Center.
Dengan tagline “Here for You” Primaya Hospital Depok senantiasa memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Rawat inap, Rawat jalan, Layanan penunjang Medis, hingga pusat-pusat Layanan Unggulan. (Irfan)